Orang Muda Sehat Tak Dapat Vaksin Covid19

admin

Orang Muda Sehat Tak Dapat Vaksin Covid19

Dinastipk77.com – Jakarta, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan orang muda yang sehat tidak akan mendapat vaksin virus corona (Covid-19) hingga 2022.

Kepala Ilmuwan WHO Soumya Swaminathan mengatakan, vaksinasi akan prioritaskan kepada kelompok berisiko tertinggi, dan orang tua.

Selain itu juga para petugas kesehatan, yang berada garda terdepan berperang melawan Covid-19. Judi Online

“Anak muda yang sehat mungkin harus menunggu sampai 2022 untuk mendapat vaksin,” ujar Swaminathan seperti yang terlansir Reuters, Kamis (15/10/2020).

“Kebanyakan orang setuju, vaksinasi itu mulai dengan petugas kesehatan, dan pekerja garis depan, tetapi bahkan di sana, Anda perlu menentukan mana dari mereka yang berisiko tertinggi, dan lalu orang tua, dan sebagainya,” kata Swaminathan.

WHO juga menegaskan, membiarkan infeksi menyebar dengan harapan mencapai “Herd immunity” tidak etis dan akan menyebabkan kematian yang tidak perlu. Domino99

Karena itu WHO mendesak perlunya penerapan protokol kesehatan yang ketat yakni mencuci tangan, jarak sosial, memakai masker dan menghindari kerumunan orang – untuk mengendalikan penyebaran virus.

“Orang-orang berbicara tentang herd immunity. Kita hanya harus membicarakannya dalam konteks vaksin,” kata Swaminathan.

“Anda perlu memvaksinasi setidaknya 70% orang … untuk benar-benar memutus mata rantai penyebarannya.”

Orang Muda Sehat Tak Dapat Vaksin Covid19
Ilustrasi: Pemerintah Rusia mengklaim adalah negara pertama dunia yang mendaftarkan vaksin Corona (Covid-19).

Orang Muda Sehat Tak Dapat Vaksin Covid19

Apalagi WHO mengingatkan, puluhan vaksin masih dalam uji klinis dan harapan untuk inokulasi awal tahun ini. Sehingga Swaminathan menegaskan vaksinasi massal tidak mungkin cepat.

Dua kandidat vaksin dari Johnson &Johnson dan uji coba AstraZeneca ke AS, terhentikan sementara karena masalah keselamatan. BandarQ Online

Karena itu WHO kembali mengingatkan disiplin menjalankan protokol kesehatan tengah kekhawatiran akan naiknya kasus kematian bersamaan lonjakan kasus.

Kasus baru mencapai 100.000 setiap hari ke Eropa. Hampir 20.000 infeksi terlaporkan ke Inggris, sementara Italia, Swiss, dan Rusia berada antara negara-negara dengan rekor jumlah kasus.

Sementara kasus kematian secara global telah turun sekitar 5.000 per hari dari puncak April lalu melebihi 7.500.

Swaminathan mengatakan, kini beban kasus meningkat di unit perawatan intensif. Poker88

“Kita seharusnya tidak berpuas diri bahwa angka kematian turun.”

Lebih dari 38 juta orang telah terlaporkan terinfeksi secara global dan 1,1 juta telah meninggal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Viral Detik Gambar Pencurian Ikan Louhan Depok

Viral Detik Gambar Pencurian Ikan Louhan Depok Dinastipk77.com – Jakarta, Gambar detik-detik aksi pencurian Ikan Louhan di Kota Depok viral ke medsos. Gambar tersebut pertama kali bagikan oleh akun @infodepok_id. Judi Online Dalam rekaman yang tersebar, terlihat ada seorang pria berkaus […]

Subscribe US Now