Ahli Psikologi Forensik Menanggapi Prank di YouTube

admin

Ahli Psikologi Forensik Menanggapi Prank di YouTube

Dinastipk77.com – Jakarta, Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri Amriel menanggapi maraknya konten prank di YouTube yang belakangan ramai diperbincangkan publik.

Reza mengatakan, prank bukanlah fenomena yang baru muncul belakangan ini saja.

“Prank boleh jadi istilah baru, tapi sinonimnya sudah kita kenal sejak dulu, bully, olok-olok, keisengan, kejahilan dan sejenisnya,” kata Reza kepada Dinastipk77, Minggu (17/5/2020).

Reza mengungkapkan, meng-upload keisengan di YouTube juga sangat sering dilakukan oleh masyarakat. Judi Online

Menurutnya, sangat mudah menemukan video prank semacam itu di YouTube.

“Hanya berbeda dari segi bobot, prank dengan bobot tertentu boleh jadi bisa ditoleransi sebagian pihak.”

“Sementara prank yang sama sudah bisa ditanggapi negatif oleh pihak lain,” ungkap Reza.

Reza mengungkapkan, etika dalam membuat konten sebenarnya telah dimuat dalam KUHP. Domino99

Misalnya pasal tentang perbuatan tidak menyenangkan dan UU ITE juga bisa dipakai begitu prank diviralkan.

Diberitakan sebelumnya, baru-baru ini media sosial tengah dihebohkan dengan aksi prank yang dilakukan YouTuber Ferdian Paleka.

ahli-psikologi-forensik-menanggapi-prank-di-youtube
ILUSTRASI PRANK YOUTUBE – Baim Wong lihat video viral prank sembako isi sampah Ferdian Paleka.

Ahli Psikologi Forensik Menanggapi Prank di YouTube

Ferdian, TB dan Aidil dikecam oleh berbagai pihak lantaran melakukan prank terhadap sejumlah warga transpuan atau waria di Bandung.

Pasalnya, mereka membagikan dus bantuan yang disebutnya berisi sembako, padahal isinya adalah sampah dan batu.

Sembako berisi sampah tersebut dibagikan kepada para waria yang mangkal di Jalan Ibrahim Adjie, Kiaracondong, Kota Bandung, Jumat (1/5/2020) dini hari lalu. BandarQ Online

Ferdian dan kawan-kawan kemudian mengunggah video aksi mereka itu di kanal YouTube Paleka Present viral.

Video tersebut lantas menjadi viral, namun bukan pujian yang didapatkan melainkan kecaman dan hujatan.

Mengutip Dinastipk77, aksi tak terpuji yang dilakukan Ferdian cs itu berujung pada pelaporan beberapa korban yang merasa terhina dan sakit hati. Poker88

Kemudian pada Minggu (4/5/2020) malam, korban mendatangi Polrestabes Bandung dan melaporkan aksi prank Ferdian cs.

Setelah sempat menjadi buronan polisi, Ferdian dan Aidil berhasil diringkus polisi saat keluar Pelabuhan Merak, tepatnya di KM 19 Tol Jakarta-Merak, Tangerang, Jumat (8/5/2020).

Dalam pelariannya itu, Ferdian sempat pergi ke Ogan Ilir, Palembang untuk menghindar dari kejaran polisi.

Bahkan, saat pencarian pelaku juga kerap berganti nomor ponselnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pandemi Dinilai Untungkan Calon Kepala Daerah Petahana

Pandemi Dinilai Untungkan Calon Kepala Daerah Petahana Dinastipk77.com – Jakarta, Pandemi Covid-19 dinilai dapat menguntungkan calon kepala daerah petahana dalam kontestasi Pilkada 2020. Peneliti CSIS Arya Fernandes mengatakan, petahana memiliki kesempatan yang lebih besar dalam menarik perhatian pemilihnya saat sedang menyalurkan […]

Subscribe US Now