PDP di Gunungkidul Meninggal Dunia 11 Orang

admin

PDP di Gunungkidul Meninggal Dunia 11 Orang

Dinastipk77.com – Jakarta, Dua orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Gunungkidul meninggal dunia, Selasa (14/04/2020) kemarin.

Penambahan ini membuat jumlah PDP meninggal dunia bertambah jadi 11 orang. Judi Online

Ketua Gugus Depan Penanganan COVID-19 Gunungkidul, Immawan Wahyudi dalam laporannya mengatakan 2 PDP yang meninggal dunia ini berasal dari Kecamatan Girisubo.

“Terkait detail dari PDP ini bisa ditanyakan pada Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes),” kata Immawan dihubungi pada Rabu (15/04/2020) sore. Domino99

Berdasarkan data hari ini, jumlah PDP bertambah 2 menjadi 48 orang.

Saat ini Orang Dalam Pemantauan (ODP) bertambah 8, menjadi 937 orang.

Sementara kasus positif COVID-19 masih bertahan dengan 3 orang.

pdp-di-gunungkidul-meninggal-dunia-11-orang
Ilustrasi corona virus.

PDP di Gunungkidul Meninggal Dunia 11 Orang

Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty menyatakan, secara umum ada tren penurunan pergerakan ODP dan PDP dalam satu wilayah kabupaten.

“Kami harap kondisi ini bisa berlangsung seterusnya,” kata Dewi. BandarQ Online

Immawan melihat bahwa masyarakat di Gunungkidul tampak kembali meningkatkan aktivitasnya di luar.

Menurutnya, hal ini terlihat dari jalanan yang kembali ramai.

Wakil Bupati Gunungkidul ini menyebut masyarakat jenuh karena berhari-hari tidak beraktivitas di luar, sehingga keramaian kembali terjadi. Poker88

Meskipun demikian, Immawan mengatakan akan lebih mempertegas imbauan agar masyarakat tidak banyak beraktivitas di luar rumah dan tetap menerapkan jaga jarak (physical distancing).

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polri, TNI, Satpol PP, Camat, hingga Kepala Desa agar imbauan kembali disampaikan dan ditegaskan ke warga,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

OJK dan Perusahaan Leasing Abaikan Perintah Jokowi

OJK dan Perusahaan Leasing Abaikan Perintah Jokowi Dinastipk77.com – Jakarta, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai regulator di jasa keuangan dan industri pembiayaan (leasing) dinilai belum mampu mengimplementasikan relaksasi kredit untuk para debitur dan nasabah yang terdampak pandemi corona seperti diinstruksikan […]

Subscribe US Now