KPK Cecar Bupati Nonaktif Sidoarjo Terkait Uang

admin

KPK Cecar Bupati Nonaktif Sidoarjo Terkait Uang

Dinastipk88.com – Jakarta, KPK Cecar Bupati Nonaktif Sidoarjo Terkait Uang. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pendalaman terkait kasus dugaan suap pengadaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo.

Pendalaman itu dilakukan dengan memeriksa Bupati nonaktif Sidoarjo Saiful Ilah pada Selasa (31/3/2020) ini. Judi Online

Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan, dalam pemeriksaan tadi penyidik mencecar Saiful Ilah terkait uang Rp1 miliar yang disita saat menggeledah rumah dinas atau pendopo Bupati Sidoarjo pada Sabtu (11/1/2020).

“Penyidik mengkonfirmasi asal usul barang dan uang yang disita dari penggeledahan di pendopo Bupati,” ujar Ali saat dimintai konfirmasi. Domino99

Patut diketahui, kala itu tim penyidik KPK berhasil menyita uang sebesar Rp1 miliar. Mata uang asing itu antara lain 50.000 dolar AS, 64.000 dolar Singapura dan mata uang asing lainnya yaitu Dolar Australia, Euro, dan Yen.

KPK menetapkan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah sebagai tersangka dugaan suap terkait dengan pengadaan proyek infrastruktur di Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo, Rabu (8/1/2020).

kpk-cecar-bupati-nonaktif-sidoarjo-terkait-uang
Bupati Sidoarjo nonaktif Saiful Ilah tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat (17/1/2020).

KPK Cecar Bupati Nonaktif Sidoarjo Terkait Uang

Penetapan tersangka menyusul operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati dan 10 orang lainnya di Kabupaten Sidoarjo dengan barang bukti senilai Rp1,81 miliar pada Selasa (7/1/2020).

Selain Bupati Saiful, KPK juga menetapkan tersangka lain yaitu Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya (BMSDA) Kab. Sidoarjo Sunarti Setyaningsih, PPK Dinas PU BMSDA Kab. Sidoarjo Judi Tetrahastoto, dan Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan Sanadjihitu Sangadji.

Kemudian, terduga pemberi suap yakni dua pihak swasta Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi. BandarQ Online

Saiful diduga menerima uang suap senilai Rp550 juta agar memuluskan proyek-proyek yang diinginkan Ibnu salah satunya proyek Jalan Candi-Prasung dengan nilai Rp21,5 miliar.

Ibnu juga memenangkan proyek lainnya melalui beberapa perusahaan antara lain proyek pembangunan Wisma Atlet senilai Rp13,4 miliar, proyek pembangunan Pasar Porong Rp17,5 miliar dan proyek peningkatan Afv. Karag Pucang Desa Pagerwojo Kecamatan Buduran senilai Rp5,5 miliar. Poker88

Atas perbuatannya, Bupati Saiful Ilah dan terduga penerima suap lain disangkakan melanggar Pasal 12 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 11 UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara terduga pemberi suap Ibnu dan Totok disangkakan melanggar pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Van Rouwendall Berlatih di Kolam Khusus Balita

Van Rouwendall Berlatih di Kolam Khusus Balita Dinastipk88.com – Jakarta, Atlet renang jarak jauh asal Belanda, Sharon van Rouwendall, tidak kehabisan akal dalam masa karantina akibat pandemi Covid-19. Untuk menjalani latihan, Sharon van Rouwendall, menggunakan kolam plastik yang berisikan udara. […]

Subscribe US Now